Imam Tirmidziy dan Imam Achmad
meriwayatkan dari Sayyidina AbduLLooh bin Saib RA, bahwasanya RosuuluLLooh SAW
senantiasa melakukan sholat 4 rokaat setelah tergelincirnya matahari, yaitu
sebelum menunaikan sholat Dzhuhur. Lalu beliau bersabda:
“Di saat (seperti itu) pintu-pintu langit dibuka, maka aku senang jika
di saat itu ada amalku yang naik.”
Disarikan dari hadits di atas
adanya keutamaan sholat qobliyah Dzhuhur.
“Diceritakan dari Sayyidina Abu Ayub Al-Anshoriy RA dari Nabi SAW,
beliau bersabda: “Sholat qobliyah Dzhuhur empat rokaat tanpa adanya salam itu
menjadikan pintu-pintu langit terbuka.”
Imam Ath-Thobarooniy juga
meriwayatkan dari Sayyidina Abu Ayub RA, ia berkata:
Ketika RosuuluLLooh SAW bertempat tinggal (di rumahku), saat beliau
hijrah ke Madinah, aku melihat beliau selalu melakukan sholat empat rokaat
sebelum melakukan sholat Dzhuhur, dan beliau bersabda: “Sesungguhnya jika
matahari tergelincir maka pintu-pintu langit dibuka dan pintu itu tidaklah
ditutup kembali kecuali jika sholat Dzhuhur sudah dilakukan. Aku senang jika
pada saat itu aku melakukan amal kebajikan yang kemudian dilaporkan”.
Imam AbduLLooh berkata: hendaknya
seorang muslim senantiasa gemar melakukan sholat sunnah qobliyah Dzhuhur di
saat waktu zawal (tergelincirnya matahari) dan memperbanyak doa. Karena
saat-saat seperti itu adalah saat dikabulkannya doa, sebab pada saat itu
pintu-pintu langit dibuka.
Tidak seyogyanya seorang muslim
di saat itu disibukkan dengan urusan-urusan duniawi yang tiada abadi dan
menyia-nyiakan berbagai macam kebaikan-kebaikan, doa-doa yang dikabulkan,
hembusan-hembusan Rochmah dan keberkahan-keberkahan yang bermanfaat bagi
dirinya ketika hidup dan setelah wafat.
No comments:
Post a Comment